Senin, 29 April 2013

Pengantar Quantum Computation

PengantarQuantum Computation

a. Pendahuluan

Teknologi komputer merupakan salah  satu teknologi yang paling cepat mengalami perkembangan dan kemajuan. Komputer-komputer yang ada saat ini sudah mencapai kemampuan yang sangat mengagumkan. Tetapi kedahsyatan komputer tercanggih yang ada saat  ini pun masih belum bisa memuaskan keinginan manusia yang bermimpi untuk membuat sebuah  Supercomputer yang benar-benar memiliki kecepatan super. Komputer yang nantinya layak untuk benar-benar disebut sebagai Komputer Super ini adalah Komputer Kuantum. 

Teori tentang komputer kuantum ini pertama kali dicetuskan oleh fisikawan dari Argonne National Laboratory sekitar 20 tahun lalu. Paul Benioff merupakan orang pertama yang mengaplikasikan teori fisika kuantum pada dunia komputer di tahun 1981. 

Sebelum masuk ke Quantum Computation (Komputasi Kuantum), saya akan membahas mengenai Quantum Computer (Komputer Kuantum). Komputer kuantum  adalah alat untuk perhitungan yang menggunakan langsung dari kuantum mekanik fenomena, seperti superposisi dan belitan , untuk melakukan operasi pada Data .

yang membedakan komputer kuantum dari komputer konvensional (digital). Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0  atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), komputer kuantum memiliki  potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital.

b. Entanglement

Ada satu fenomena ‘aneh’ lain dari mekanika kuantum yang juga dimanfaatkan dalam teknologi komputer kuantum: Entanglement. 

Jika dua atom mendapatkan gaya tertentu (outside force) kedua atom tersebut bisa masuk pada keadaan ‘entangled’. Atom-atom yang saling terhubungkan dalam entanglement ini akan tetap terhubungkan walaupun jaraknya berjauhan. 

Analoginya adalah atom-atom tersebut seperti sepasang manusia yang punya ‘telepati’. Jika yang satu dicubit, maka pasangannya (di mana pun ia berada) akan merasa sakit. Perlakuanterhadap salah satu atom mempengaruhi keadaan atom pasangannya. 

Komunikasi menggunakan komputer kuantum bisa mencapai kecepatan yang begitu luar biasa karena informasi dari satu tempat ke tempat lain dapat ditransfer secara  instant. Begitu cepatnya sehingga terlihat seakan-akan mengalahkan kecepatan cahaya! 


c. Pengoperasian data qubit

Komputer kuantum beroperasi pada kedua nilai yang disimpan pada setiap qubit pada waktu yang sama. Selain itu, n  qubits, masing-masing superposisi dari 0 dan 1, mengkodekan 2n nilai,dan komputer kuantum dapat menghitung padaseluruh nilai ini sekaligus.Paralelisme yang besar ini, fungsi eksponen dari jumlah partikel yang digunakan dalam komputasi, disebut  paralelisme kuantum. Setiap  rangkaian klasik memiliki rangkaian kuantum yang  sesua.Jadi sebuah komputer kuantum dapat melakukan perhitungan pada “semua nilai” dalam waktu hampir sama yang dibutuhkan oleh komputer biasa untuk melakukan perhitungan pada “nilai tunggal”.



d. AlgoritmaShor

Sebagai contoh  Algoritma Shor yang paling sederhana adalah menemukan faktor-faktor untuk  bilangan  15,  di mana membutuhkan sebuah komputer kuantum dengan tujuh qubit.  Para  ahli  kimia mendesain dan menciptakan sebuah molekul yang memiliki tujuh putaran nukleus. Nukleus dari lima atom fluorin dan dua atom karbon yang dapat berinteraksi satu dengan yang lain sebagai qubit, dapat diprogram dengan menggunakan denyut-denyut  frekuensi radio dan dapat dideteksi melalui peralatan resonansi  magnetis nuklir (nuclear magnetic resonance, atau NMR) yang mirip dengan yang banyak digunakan di rumah-rumah sakit dan laboratorium-laboratorium kimia.

Para  ilmuwan IBM mengontrol sebuah tabung kecil (vial) yang berisikan satu miliar-miliar  (10  pangkat 18) dari molekul-molekul ini untuk mengeksekusi algoritma Shor dan mengidentifikasikan secara tepat 3 dan 5 sebagai faktor 15.  Meskipun jawaban  ini  mungkin kelihatan sangat sepele, kontrol yang dibutuhkan untuk  mengatur  tujuh  putaran  dalam kalkulasi ini menjadikan komputasi kuantum  ini  komputasi yang paling rumit yang pernah dijalankan hingga saat ini.












http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1227938582
http://www.faktailmiah.com/2010/08/06/kemajuan-jaringan-kuantum-dengan-entanglement-foton-pada-kubit-keadaan-padat.html
http://aldilla-aldilla.blogspot.com/2011/11/quantum-entanglement.html
http://prakom.bps.go.id

Kamis, 11 April 2013

PengantarKomputasi Cloud

A. Pendahuluan

Cloud computing adalah komputasi berbasis internet, dimana server yang dibagi bersama menyediakan sumber daya, perangkat lunak, dan informasi untuk komputer dan perangkat lain sesuai permintaan. Cloud computing merupakan evolusi alami dari luas adopsi virtualisasi, arsitektur berorientasi layanan dan komputasi utilitas. 

Cloud computing menggambarkan suplemen baru, konsumsi, dan model pengiriman untuk layanan berbasis IT di Internet, dan biasanya melibatkan over-the internet penyediaan sumber daya secara dinamis scalable dan sering virtualisasi. Penyedia cloud computing memberikan aplikasi bisnis yang umum online yang diakses dari yang lain layanan Web atau perangkat lunak seperti browser Web, sedangkan perangkat lunak dan data disimpan di server.


Kelebihan 
- Tidak dibutuhkan komputer dengan kemampuan canggih untuk menjalankan web berbasis aplikasi  cloud computing.
- Dalam organisasi yang lebih besar, departemen IT juga bisa melihat biaya yang lebih rendah dari penerapan  Cloud Computing
- Cloud computing sangat mengurangi biaya  hardware dan perawatan software untuk organisasi dari semua ukuran.
- Tidak perlu lagi membeli paket perangkat lunak terpisah untuk setiap komputer dalam organisasi.
- Mempunyai kapasitas penyimpanan yang hampir tidak terbatas
- Dengan mudah melakukan kolaborasi  pada dokumen dan proyek di  awan mendukung metode pengaksesan dengan banyak pengguna secara bersamaan.
- Kemudahan Backup & Recovery

Kekurangan 
- Komputasi awan tidak dapat dilakukan jika tidak dapat terhubung ke Internet.
- Apabila koneksi internet yang lambat, maka cloud computing tidak lagi optimal untuk digunakan.
- Fitur yang ditawarkan tidak selengkap aplikasi desktop.
- Data yang disimpan dalam awan secara umum tidaklah aman karena diperbanyak di beberapa mesin.
- Satu Pusat Serangan. Penempatan semua server dalam satu komputer akan menjadikannya sebagai target serangan. 

Contoh cloud computing untuk versi public adalah layanan-layanan milik Google seperti Google Docs dan Google Spreadsheet. Adanya kedua layanan tersebut meniadakan kebutuhan suatu aplikasi office untuk pengolah kata dan aplikasi spreadsheet di internal perusahaan

Contoh cloud computing untuk keperluan non public adalah Amazon EC2 

B.      PengantarKomputasi GRID

Komputasi grid atau grid computing adalah penggunaan sumber daya komputer secara bersama-sama dimana komputer tersebut terpisah secara geografis. Komputasi grid ini biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan berskala besar.


Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar.Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat, sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka, dan sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid


Berdasarkan tulisan dari Ian Foster (Bapak Grid Computing), terdapat 3 hal yang mengidentifikasi bahwa suatu sistem termasuk di dalam komputasi grid, yaitu:

Sistem tersebut berkoordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dalam satu kendali terpusat. Misalnya komputer di Jakarta terhubung dengan komputer di Jayapura, Manado, dan Semarang.
Sistem tersebut menggunakan protokol yang standar dan terbuka, tidak terpaut dengan suatu perusahaan atau produk tertentu. Standar tersebut dibutuhkan dibagian autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya yang tersedia, dan pengaksesan sumberdaya.
Sistem tersebut bersifat non-trivial (tidak biasa-biasa saja) untuk mencapai kualitas layanan yang canggih.


C.Virtualisasi
Banyak yang mengira cloud dan virtualisasi itu barang yang sama, padahal cloud dan virtulisasi adalah 2 hal yang berbeda,

Ide virtualisasi dimunculkan untuk melakukan penghetamatan resource server. Contohnya sebuah perusahaan besar dengan banyak aplikasi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis perusahaan. Banyak biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk berinvestasi pada server masing-masing aplikasi tersebut. Dengan teknologi virtualisasi memungkinkan agar banyak server-server aplikasi tersebut digabung menjadi 1 atau beberapa server fisik yang seolah-olah setiap aplikasi memiliki server fisik sendiri

virtualization bisa membuat simulasi resource dan memungkinkan hardware pada komputer dapat menyajikan beberapa layanan (multiple service) secara sekaligus.

virtualisasi adalah bagian dari sistem Cloud, Cloud bisa dibangun dari server-server yang menerapkan virtualisasi

Virtualization juga dapat menguntungkan, karena pengguna tidak perlu membeli hardware baru untuk mencoba suatu environment tertentu.

Perbedaan kunci antara cloud computing dan virtualization adalah resource yang dibeli atau disewa dari layanan cloud computing dikelola oleh perusahaan penyedia layanan terkait, sementara virtualization sepenuhnya dikelola oleh individual atau perusahaan yang mengaplikasikannya.

d.      Distributed Computation dalam Cloud Computing
Distributed Computing adalah ilmu yang memecahkan masalah besar dengan memberikan bagian kecil dari masalah untuk banyak komputer untuk memecahkan dan kemudian menggabungkan solusi untuk bagian-bagian menjadi solusi untuk masalah tersebut. Distributed computing terkait dengan system perangkat keras dan perangkat lunak yang memiliki lebih dari satu elemen pemrosesan atau storage element.


e.       Map Reduce danNoSQL (Not Only SQL)
Mapreduce adalah sebuah model pemrograman yang secara khusus dalam mengasosiasikan dan mendistribusian data dalam menangani masalah pengaturan data dalam skala besar.

NoSQL merupakan kombinasi dua kata: No dan SQL. Arti dari NoSQL adalah teknologi yang menandingi SQL. Pembuat dan pengadopsi awal dari kata NoSQL mungkin menginginkan untuk berkata No RDBMS atau No Relational tetapi akhirnya disuarakan dengan NoSQl.


f.        NoSQL Database
NoSQL adalah sebuah class dari data storage system yang tidak berelasi. NoSQL tidak memerlukan skema table, sehingga tidak menggunakan konsep relasi. NoSQL database secara native tidak menggunakan SQL seperti yang biasa terdapat pada relational database.

Untuk mengembangkan inovasi pada portofolio teknologi data manajemen, Oracle mengumumkan peluncuran Oracle NoSQL Database 2.0, sangat terukur, low latency, key-value database untuk real-time beban kerja big data. Oracle NoSQL Database 2.0 menambahkan kemampuan guna mendukung storage dan pengembalian untuk objek-objek dengan ukuran besar seperti dokumen dan gambar, sebaik elastisitas dinamis dan automatic rebalancing untuk alokasi storage dan menghitung source dalam merespon kebutuhan proses perubahan produksi data.

http://ashadiramothy.blogspot.com/2012/03/pengertian-cloud-computing.html
http://kopongers.wordpress.com/2012/11/09/cloud-computing-vs-virtualisasi/
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_grid
http://rumpitekno.com/2013/oracle-luncurkan-oracle-nosql-database-2-0/

Teori Komputasi dan Implementasi pada bidangnya

Tugas pertama dari pelajaran Pengantar Komputasi Modern, tugas ini dibuat dengan menyesuaikan sap yang menagacu pada 


Komputasi bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma.

Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu.  Dalam hal penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu sains.

Menggunakan suatu algoritma dan juga penggunaan komputer dalam suatu pemecahan masalah, berarti  cara penyelesaiannya sudah termasuk modernisasi. Sekarang ini dengan semakin berkembangnya jaman, komputasi telah dilakukan dengan komputer. Hal inilah yang menyebabkan berkembangnya komputasi menjadi komputasi modern.

Komputasi modern bisa dibilang adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.


Macam-macam Komputasi Modern

Komputasi modern terbagi tiga macam, yaitu komputasi mobile (bergerak), komputasi grid, dan komputasi cloud (awan). Penjelasan lebih lanjut dari jenis-jenis komputasi modern sebagai berikut :

1. Mobile computing
Mobile Computing adalah sebuah paradigma baru dalam kemajuan teknologi yang dapat melakukan komunikasi dengan jaringan  nirkabel sehingga user mampu melakukan perpindahan.

2. Grid computing (akan di bahas lebih lanjut di tugas ke dua)
secara singkat, komputasi grid atau grid computing adalah penggunaan sumber daya komputer secara bersama-sama dimana komputer tersebut terpisah secara geografis. Komputasi grid ini biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan berskala besar.

3. Cloud computing (akan di bahas di tugas ke dua)
Cloud computing adalah kumpulan dari beberapa resources yang terintegrasi menjadi satu dan digunakan melalui web.

Sebenarnya, cloud computing ini didasarkan pada teknologi grid computing yang membuat skalabilitas suatu sistem komputasi menjadi sangat besar dengan cara menggabungkan beberapa sumber daya komputer menjadi satu resource.

Implementasi komputasi di dalam kehidupan sehari-hari : Fisika, Kimia, Matematika, Ekonomi, Geologi, Geografi

di dalam bidang fisika 
Computational Physics (Fisika) – Mempelajari implementasi algoritma numerik untuk memecahkan permasalahan teori kuantitatif fisika yang sudah ada.

di dalam bidang Biologi
Bioinformatics (Biologi) – Merupakan sebuah aplikasi dari teknologi informasi dan ilmu komputer terhadap bidang biologi molekuler.

bidang kimia, 
Computational Chemistry (Kimia) – Merupakan salah satu cabang kimia yang menggunakan ilmu komputer untuk membantu menyelesaikan masalah kimia.

bidang Matematika, 
conoth penggunaannya adalah program Mapple, dapat menyelesaikan banyak perhitingan yang ada pada bidang matematika, 

bidang ekonomi, 
Computational Economics (Ekonomi) – Mempelajari titik pertemuan antara ekonomi dan komputasi. 
bidang geografi dan geologi, dapat mengetahui prakiraan cuaca dan juga mendeteksi gempa yang ada.


http://azuharu.net/grid-computing/pengertian-grid-computing/
http://lianaindrijaya.blogspot.com/2012/03/pengantar-komputasi-modern-pert1.html
http://vanish73.wordpress.com/2010/02/18/komputasi/

Rabu, 03 April 2013

pengenalan sistem terdistribusi


BAB I

PENDAHULUAN


1.1       Latar Belakang
           
                        Komputer memiliki fungsi yang bermacam-macam baik untuk menjadi client atau server, host, terminal, maupun sebagai tempat pemrosesan data. Sama seperti manusia, komputer bila dihubungkan satu sama lain dalam sebuah jaringan maka akan membentuk sistem yang mampu mengerjakan pekerjaan yang hanya mampu dikerjakan komputer besar seperti mainframe. Sistem yang menghubungkan antara komputer dan komponennya dalam suatu jaringan dapat disebut sistem terdistribusi. Lebih jauh, sistem terdistribusi akan dijelaskan dalam makalah ini.

1.2       Batasan Masalah
           
            Batasan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini :
  • Definisi Sistem Terdistribusi
  • Contoh Sistem Terdistribusi
  • Karakteristik Sistem Terdistribusi
  • Model Sistem Terdistribusi
  • Permasalahan Pada Sistem Terdistribusi
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAB II

PEMBAHASAN


2.1              Definisi Sistem Terdistribusi

Apa itu sisterm terdistribusi ? Pada dasarnya sistem itu sendiri adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu.
Sedangkan, sistem terdistribusi adalah adalah sebuah sistem dimana komponen software atau hardware-nya terletak di dalam jaringan komputer dan saling berkomunikasi menggunakan message passing (Message passing adalah sebuah teknik untuk melakukan sinkronisasi dan komunikasi antara proses-proses yang saling berinteraksi). Ada juga yang mengatakan Sistem Terdistribusi adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang terdapat di dalam sebuah jaringan komputer. Komponen-komponen tersebut saling berinteraksi dan berkomunikasi hanya dengan melalui pengiriman pesan.
Sistem terdistribusi ini diperlukan karena beberapa hal, yaitu :
·         Performance
Sekumpulan prosesor dapat menyediakan kinerja yang lebih tinggi daripada komputer yang terpusat
·         Distribution
Banyak aplikasi yang terlibat, sehingga lebih baik jika dipisah dalam mesin yang berbeda (contoh: aplikasi perbankan, komersial)
·         Reliability
Jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin, tidak akan mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan
·         Incremental Growth
Mesin baru dapat ditambahkan jika kebutuhan proses meningkat
·         Sharing Data/Resource
Resource adalah:
- Segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer.
- Meliputi hardware (e.g. disk, printer, scanner), juga software (berkas, basis data, obyek data).
·         Communication
Menyediakan fasilitas komunikasi antar manusia.



2.2              Contoh Sistem Terdistribusi

Berikut adalah contoh-contoh dari Sistem Terdistribusi

1.      Intranet

Jaringan(proprietary) yang teradministrasi secara lokal dan dapat terhubung ke internet melalui firewall juga adanya layanan internal dan eksternal didalamnya.
intranet
2.   Internet

Jaringan global yang menghubungkan compute satu sama lain dan dapat berkomunikasi dengan media IP sebagai protokol.
internet

3.   World wide web

Arsitektur client/server tebuka yang diterapkan di atas infrastruktur internet dan juga shared resources melalui URL.


4.   Mobile dan sistem komputasi ubiquitous
Sistem telepon Cellular (e.g., GSM)
Resources yang dishare : frekuensi radio, waktu transmisi dalam satu frekuensi, bergerak, komputer laptop, ubiquitous computing, handheld devices, PDA, etc

5.   Sistem terdistribusi multimedia

Biasanya digunakan pada infrastruktur internet
-Karakteristik
Sumber data yang heterogen dan memerlukan sinkronisasi secara real time
-Video, audio, text Multicast

Contoh:
- Teleteaching tools (mbone-based, etc.)
- Video-conferencing
- Video and audio on demand

6. Contoh sistem terdistribusi lainnya :

·   Sistem telepon seperti ISDN, PSTN
·   Manajemen jaringan seperti Administrasi sesumber jaringan
·   Network File System (NFS) seperti Arsitektur untuk mengakses sistem file melalui jaringan.


2.3              Karakteristik Sistem Terdistribusi

Dalam sistem terdistribusi terdapat beberapa karakteristik, yaitu :

1. No global clock (Keterbatasan dalam Global Clock)
            Setiap komputer memiliki clock yang berbeda dalam sistem terdistribusi. Agar tidak terjadi konflik maka diperlukan koordinasi agar tidak terjadi konflik clock antar komputer. Saat program membutuhkan koordinasi antarkomputer, dilakukan proses pertukaran pesan antarkomputer.
Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mensinkronkan waktu seluruh komputer / perangkat yang terlibat. Dapat berpengaruh pada pengiriman pesan /data, seperti saat beberapa proses berebut ingin masuk ke critical session.
• Dalam pemakaian bersama atas sumber daya diperlukan beberapa hal, yaitu:
- Dibutuhkan hardware dan software yang mendukung
- Memerlukan resource manager
- Perlunya suatu hubungan antara resource dengan pihak yang  menggunakannya.
- Terdapat client-server, remote evolution, code on demand, dan mobile agent.
• Terdapat batasan pada ketepatan proses sinkronisasi clock pada sistem terdistribusi, oleh karena asynchronous message passing
• Pada sistem terdistribusi, tidak ada satu proses tunggal yang mengetahui global state sistem saat ini (disebabkan oleh concurrency dan message passing)

2. Independent failure
Komputer/sistem dapat mengalami kegagalan atau kerusakan. Akan sangat merepotkan apabila kerusakan pada 1 komputer atau 1 sistem akan mempengaruhi semua komputer/sistem. Oleh karena itu apabila terdapat komponen yang rusak atau gagal, kerusakan tidak meyebar ke komponen lainnya. Hal ini juga menyebabkan adanya kegagalan proses tunggal yang bisa tidak diketahui.

• Setiap komponen/perangkat dapat mengalami kegagalan namun komponen / perangkat lain tetap berjalan dengan baik.
• Kemungkinan adanya kegagalan proses tunggal yang tidak diketahui.
• Proses tunggal mungkin tidak peduli pada kegagalan sistem keseluruhan

3. Concurrency of components
Yang dimaksud dengan concurrency (sistem atau program yang berjalan bersama-sama) disini adalah suatu karakteristik yang dimiliki oleh sistem terdistribusi dimana sifatnya setiap komputer/aplikasi dapat melakukan pekerjaan masing-masing tanpa terjadi konflik diantaranya. Hal yang wajar apabila proses eksekusi program harus berjalan secara konkuren. Melakukan koordinasi konkurensi terkadang diperlukan juga untuk mengatur layanan seperti file sharing.
Pengaksesan suatu komponen/sumber daya (segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer) secara bersamaan.
• Setiap komponen Hardware atau Software bersifat otonom.
• Sinkronisasi dan koordinasi dengan message passing.
• Sharing resource
• Masalah umum dalam system concurrent:
- Deadlock
- Lifelock
- Komunitas yang tidak handal
Contohnya : Beberapa pemakai browser mengakses halaman web secara bersamaan.
     
2.4       Model Sistem Terdistribusi
     
      Dalam sistem terdistribusi terdapat beberapa model, antara lain :
Model Client Server
Sistem client-server mempunyai satu atau lebih proses client dan satu atau lebih proses server, dan sebuah proses client dapat mengirim query ke sembarang proses server. Client bertanggung jawab pada antar muka untuk user, sedangkan server mengatur data dan mengeksekusi transaksi. Sehingga suatu proses client berjalan pada sebuah personal computer dan mengirim query ke sebuah server yang berjalan pada mainframe.
Arsitektur ini menjadi sangat popular untuk beberapa alasan. Pertama, implementasi yang relatif sederhana karena pembagian fungsi yang baik dan karena server tersentralisasi. Kedua, mesin server yang mahal utilisasinya tidak terpengaruh pada interaksi pemakai, meskipun mesin client tidak mahal. Ketiga, pemakai dapat menjalankan antarmuka berbasis grafis sehingga pemakai lebih mudah dibandingkan antar muka pada server yang tidak user-friendly. perlu diingat batasan antara client dan server dan untuk menjaga komunikasi antara keduanya yang berorientasi himpunan. Khususnya membuka kursor dan mengambil tupel pada satu waktu membangkitkan beberapa pesan dan dapat diabaikan.
            Arsitektur ini menjadi sangat popular untuk beberapa alasan. Pertama, implementasi yang relatif sederhana karena pembagian fungsi yang baik dan karena server tersentralisasi. Kedua, mesin server yang mahal utilisasinya tidak terpengaruh pada interaksi pemakai, meskipun mesin client tidak mahal. Ketiga, pemakai dapat menjalankan antarmuka berbasis grafis sehingga pemakai lebih mudah dibandingkan antar muka pada server yang tidak user-friendly. perlu diingat batasan antara client dan server dan untuk menjaga komunikasi antara keduanya yang berorientasi himpunan. Khususnya membuka kursor dan mengambil tupel pada satu waktu membangkitkan beberapa pesan dan dapat diabaikan.
clientserver
• Client:
– Proses akses data
– Melakukan operasi pada komputer lain
• Server:
– Proses mengatur data
– Proses mengatur resources
– Proses komputasi
• Interaksi:
– Invocation/result



Model Multiple Server
multipleserver
• Service disediakan oleh beberapa server
• Contoh:
– Sebuah situs yang jalankan dibeberapa server
• Server menggunakan replikasi atau database terdistribusi
Model Proxy Server
Proxy server menyediakan hasil copy (replikasi) dari resource yang di atur oleh server lain. Biasa nya proxy server di pakai untuk menyimpan hasil copy web resources. Ketika client melakukan request ke server, hal yang pertama dilakukan adalah memeriksa proxy server apakah yang diminta oleh client terdapat pada proxy server. Proxy server dapat diletakkan pada setiap client atau dapat di pakai bersama oleh beberapa client. Tujuannya adalah meningkatkan performance dan availibity dengan mencegah frekwensi akses ke server.
proxyserver
• Proxy server membuat duplikasi beberapa server yang diakses oleh client
• Caching:
– Penyimpanan lokal untuk item yang sering diakses
– Meningkatkan kinerja
– Mengurangi beban pada server
• Contoh:
- Searching satu topik namun dilakukan dua kali maka searching terakhir memiliki waktu yang lebih kecil
Model Peer To Peer
            Bagian dari model sistem terdistribusi dimana sistem dapat sekaligus berfungsi sebagai client maupun server. Sebuah arsitektur di mana tidak terdapat mesin khusus yang melayani suatu pelayanan tertentu atau mengatur sumber daya dalam jaringan dan semua kewajiban dibagi rata ke seluruh mesin, yang dikenal sebagai peer. Pola komunikasi yang digunakan berdasarkan aplikasi yang digunakan. Peer-to-peer merupakan model yang paling general dan fleksible.
peertopeer
Model Mobile Code
mobilecode
•  Kode yang berpindah dan dijalankan pada pc yang berbeda
•  Contoh: Applet


Model Mobile Agent
• Sebuah program yang berpindah dari satu komputer ke komputer yang lain
• Melakukan perkerjaan otomatis
• Contoh:
– Untuk install dan pemeliharan software pada komputer sebuah organisasi
2.5       Permasalahan Pada Sistem Terdistribusi
            Pada semua sistem pasti terdapat masalah. Berikut permasalahan yang terdapat pada sistem terdistribusi :
  • Software – bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem. Pembuatan software harus dilakukan untuk dapat berjalan diatas protokol tertentu seperti penggunaan pemrograman socket pada bahasa pemrograman java
  • Ketergantungan pada infrastruktur jaringan. Ketika sebuah sistem telah bergantung pada sistem terdistribusi maka penggunaan jaringan mempunyai harga mutlak, bila terjadi kerusakan atau gangguan pada jaringan dapat dipastikan sistem pun akan mengalami gangguan
  • Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan Masalah keamanan pada jaringan dapat berupa penyalahgunaan hak akses maupun kerusakan yang diakibatkan oleh berbagai macam hal, seperti penyebaran virus dan lain-lain
·         Kompleksitas. sistem terdistribusi bersifat lebih kompleks daripada sistem sentral

·         Kemampuan untuk dikendalikan. komputer yang terdapat di sistem terdistribusi bisa terdiri dari berbagai type yang berbeda dan mungkin dijalankan pada sistem operasi yang berbeda pula. kesalahan pada satu mesin bisa berakibat pada yang lainnya sehingga harus banyak usaha untuk mengendalikannya.

·         Tidak dapat diramalkan. sistem terdistribusi tidak dapat diramalkan tanggapannya, tanggapan tergantung beban total system, pengorganisasian, dan beban jaringan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAB III

PENUTUP



3.1       Kesimpulan

            Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu.

Sistem Terdistribusi adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang terdapat di dalam sebuah jaringan komputer. Komponen-komponen tersebut saling berinteraksi dan berkomunikasi hanya dengan melalui pengiriman pesan.

Masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat
dimunculkan antara lain berkaitan dengan :
         Software, bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
         Ketergantungan pada infrastruktur jaringan
         Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan


3.1       Saran

Kami menulis makalah ini denagan mencari refrensi di internet . Jika ada yang mau menambahkannya silahkan saja. Kami mohon maaf jika ada kekurangan dalam makalah ini, karena saya adalah manusia, manusia tidak ada yang luput dari kesalahan.

Wassalamualaikum Wr.Wb

----------------------------------------------------------------------------------------------------------


DAFTAR PUSTAKA